Dongeng atau cerita (asal mulanya Danau Toba) ini memang sangat jarang terlupakan...Hampir setiap masyarakat kelahiran sumatera utara (especially batak toba) termasuk saya selalu ingat karena sudah terbawa 'n terekam diotak kiri mulai dari salah sekolah dasar. Sedikit share pengalaman juga...Judul Cerita ini pernah saya bawakan menjadi tugas ke depan kelas saat dapat giliran membaca sebuah cerita... (maklum kan saya marga Samosir dan asal samosir/onan runggu/sitio-tio).
Demikian untuk menambah perbandingan cerita ini...disini saya rangkumkan opini yang beredar tentang asal mulanya danau toba secara alamiahnya (alam)...
eit..pertama-tama, mari silahkan dulu duduk, lipat kaki, dan lipat tangan ke arah dada.
yang kedua, buka telinga lebar-lebar.
seterusnya, mata harus selalu on (

)...terimakasih!
:-*Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2800km3, dengan 800km3 batuan ignimbrit dan 2000km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari cina sampai ke afrika selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 KM diatas permukaan laut.
Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkan soal itu.
Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.
